Post a Job

Kesalahan Umum Dalam Membuat CV, Yang Bisa Berakibat Diacuhkan Oleh HRD

Halo Sobat ICDC,

CV merupakan tahapan pertama seleksi yang dilakukan perusahaan terhadap Anda yang merupakan calon karyawannya. Mengapa CV penting dalam proses mencari pekerjaan? Karena CV ibarat iklan yang berisi penjualan tentang jasa apa yang bisa Anda berikan untuk perusahaan yang akan anda lamar.

Jika lolos dan sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh HRD perusahaan, maka Anda berhak untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. Jika tidak, maka jangan berharap akan ada panggilan datang dari HRD perusahaan.

Oleh karena itu, penting bagi para job seekers untuk mempelajari apa saja kesalahan dalam membuat CV. Tujuannya adalah agar Sobat ICDC tidak terjebak pada kesalahan yang membuat CV tidak menarik di mata HRD.

Lalu, apa saja kesalahan dalam proses pembuatan Curiculum Vitae (CV)? Yuk simak pembahasannya.

 

  1. Salah Ketik atau Typo

Salah ketik atau yang biasa disebut Typo merupakan hal yang harus Anda hindari ketika menulis sebuah CV. Terutama bagi Sobat ICDC yang melamar pekerjaan pada bidang yang membutuhkan detil dan tingkat ketelitian yang tinggi.

Karena typo adalah sebuah hasil dari ketidak-telitian dalam sebuah pekerjaan dan tanda tidak adanya proses pemastian ketika pekerjaan telah dianggap selesai.

Oleh karena itu, jika Sobat ICDC tidak ingin dicap sebagai orang yang tidak teliti dan tidak memastikan kembali pekerjaan yang telah selesai, maka sebaiknya Anda meluangkan waktu sebentar untuk me-review­ dan merevisi kembali CV Anda agar tidak terdapat kesalahan dalam pengetikan.

 

  1. Penggunaan Font Yang Tidak Standar Menyebabkan Tulisan Sulit Dibaca

Dalam membuat CV cukup penting untuk memperhatikan jenis font yang digunakan. Gunakan jenis font yang standar seperti serif ataupun sans-serif dan jauhi penggunaan jenis font yang bertipe handwriting atau script.

Sobat ICDC dapat menggunakan font jenis serif yaitu Cambria dan Georgia. Sedangkan contoh font jenis sans-serif yaitu Arial, Calibri, dan Roboto.

Mengapa tidak dianjurkan menggunakan font jenis handwriting atau script? Karena font handwriting atau script adalah font yang digunakan untuk kebutuhan estetika alias keindahan atau seni. Jadi, tidak cocok untuk dijadikan font utama dalam penulisan CV yang seharusnya lebih mengedepankan keterbacaan bukan keindahan.

 

  1. Menggunakan Bahasa Yang Tidak Baku

CV merupakan salah satu dokumen yang bersifat formal. Sudah seharusnya dokumen formal ditulis dengan tata bahasa yang baku sesuai dengan kaidah EYD jika memungkinkan.

Hindari menggunakan bahasa gaul atau bahasa sehari-hari dalam penulisan CV. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk senantiasa me-review CV yang telah selesai dibuat. Bila perlu, meminta bantuan teman, dosen, atau saudara untuk mengecek kembali CV tersebut.

 

  1. Menuliskan Sesuatu Tidak Sesuai Realita

Penting bagi job seekers untuk senantiasa jujur dalam membuat CV. Jujur yang dimaksud disini ialah menuliskan informasi atau pengalaman sesuai dengan realita. Karena terkadang ada saja beberapa orang menuliskan sesuatu yang tidak sesuai dengan realita pada CV mereka.

Misalnya, jabatan pekerjaan sebelumnya adalah staf biasa, sedangkan di CV tertulis sebagai supervisor. Tujuannya, agar bisa mendapatkan jabatan supervisor di tempat kerja yang baru.

Hal ini akan menyulitkan applicant tersebut ketika lolos hingga proses wawancara kerja, applicant tersebut akan kesulitan menjelaskan apa saja tanggung jawab pada pekerjaan sebelumnya dan menjawab pertanyaan dengan terbata-bata. Tentu hal ini akan menjadi sebuah masalah, karena sudah menipu HRD, membuang waktu HRD, serta menghilangkan kesempatan applicant lainnya.

 

  1. Mencantumkan Informasi Yang Tidak Relevan Dengan Pekerjaan Yang Dilamar

Dalam menyeleksi para pelamar pekerjaan atau applicant, HRD hanya memiliki waktu yang terbatas karena banyaknya jumlah pelamar pekerjaan. Oleh karena itu, dalam membuat CV sebaiknya kita membuatnya dengan singkat, jelas, dan mencantumkan informasi-informasi yang relevan dengan pekerjaan yang dilamar.

Selalu ingat bahwa bukan hanya Anda sendiri yang melamar pekerjaan tersebut, sehingga akan sangat membuang waktu HRD apabila harus membaca informasi-informasi yang tidak relevan dengan pekerjaan yang dilamar oleh pelamar.

 

Jadi itu dia Sobat ICDC, beberapa kesalahan umum dalam membuat CV yang bisa berakibat diacuhkan oleh HRD. Jangan lelah untuk belajar dan mencari informasi baru ya Sobat ICDC. See you!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *